Pernah dengar tentang satwa yang mukanya mirip beruang tapi badannya seperti kuskus raksasa? Kenalan, yuk, sama bubutu sulawesi (Ailurops ursinus), salah satu kekayaan hayati paling unik yang hanya bisa kamu temui di Pulau Sulawesi dan sekitarnya. Hewan ini sering banget bikin salah sangka karena penampilannya yang gagah, padahal sifatnya pemalu dan gerakannya super santai.
Keberadaannya di puncak-puncak pohon hutan hujan tropis menjadikan bubutu sulawesi sebagai penjaga ekosistem yang misterius. Sayangnya, satwa karismatik ini menghadapi berbagai ancaman serius yang membuat populasinya makin tertekan. Inilah kenapa penting banget buat kita untuk kenal lebih dekat dengan bubutu sulawesi, karena makin kenal, makin tumbuh rasa sayang untuk ikut melestarikannya.
1. Bukan beruang, tapi kerabat purba kanguru dari Sulawesi
Meski namanya Kuskus Beruang atau bubutu sulawesi, jangan bayangkan ia segarang beruang grizzly, ya. Dilansir Animal Diversity Web, bubutu sulawesi adalah seekor marsupialia, yang berarti ia mamalia berkantung seperti kanguru dan koala. Betinanya memiliki kantung di perut untuk membawa dan menyusui anaknya yang lahir dalam kondisi sangat muda.
Bubutu sulawesi bahkan dianggap sebagai salah satu anggota paling primitif dari famili Phalangeridae (kuskus), yang menunjukkan bahwa garis keturunannya sudah terpisah dari kerabatnya sejak jutaan tahun lalu.
2. Punya wajah mirip monyet dengan ekor super kuat
Secara fisik, bubutu sulawesi memang unik. Wajahnya pendek dengan telinga kecil berbulu, membuatnya sekilas mirip monyet atau beruang kecil. Bulunya tebal dan kasar, warnanya bervariasi dari abu-abu, cokelat, hingga hitam.
Salah satu fitur andalannya adalah ekor prehensile yang panjangnya hampir sama dengan panjang tubuhnya. Ekor ini sangat kuat dan bagian ujungnya tidak berbulu, berfungsi sebagai "tangan kelima" untuk berpegangan erat di dahan-dahan pohon saat ia bergerak perlahan di kanopi hutan

0 Komentar