Hartebeest adalah antelop besar yang berasal dari Afrika. Mereka juga dikenal sebagai kongoni atau kaama. Hartebeest adalah satu-satunya anggota dalam genus Alcelaphus, terdapat delapan subspesies yang tercatat. Tanduk mereka memiliki bentuk unik yang dimiliki oleh jantan dan betina.

          Nama ilmiahnya adalah Alcelaphus buselaphus. Hartebeest bukan antelop yang pemilih makanan. Hewan yang satu ini cukup bisa menoleransi makanan berkualitas buruk. Hartebeest hampir sepenuhnya memakan rumput. Mari kenalan dengan hartebeest lebih jauh!

1. Hartebeest berasal dari Afrika

          Animalia menjelaskan bahwa hartebeest berasal dari Sub-Sahara Afrika. Mereka menghuni sabana kering, dataran terbuka dan padang rumput berhutan. Mereka juga sering pindah ke tempat yang lebih gersang setelah hujan. Kamu mungkin akan sering menemuinya berada di tepi hutan. Sangat disayangkan bahwa populasi spesies antelop ini mengalami penurunan dikarenakan penghancuran habitatnya dan aktivitas manusia lainnya.

2. Hartebeest jantan dan betina memiliki tanduk

          Tanduk hartebeest memiliki bentuk yang cukup unik. Tanduk mereka bisa berukuran sekitar 18-28 inci ketika telah tumbuh sepenuhnya. Ukurannya juga bergantung pada besar dan jenis kelaminnya. Tanduk betina lebih ramping dari jantan.

3. Hartebeest berlari sangat cepat

            Hartebeest adalah antelop besar yang panjang tubuhnya sekitar 1.5-2.4 meter dengan tinggi 1-1.5 meter. Sementara itu, berat tubuhnya sekitar 75-200 kilogram. Terlepas dari tubuhnya yang besar, mereka ternyata bisa berlari sangat cepat, lho! Kidadl menginformasikan bahwa hartebeest bisa berlari dengan kecepatan 55 kilometer per jam. Bahkan mereka bisa meraih kecepatan hampir 80 kilometer per jam saat berlari dari pemangsa.

Baca selengkapnya di IDN Times 6 Fakta Hartebeest, Antelop Besar yang Berlari Sangat Cepat!